Hati-hati Musim Hujan, Pantura Cikampek Banyak Jalan Berlubang

Hati-hati Musim Hujan, Pantura Cikampek Banyak Jalan Berlubang

Hati-hati Musim Hujan, Pantura Cikampek Banyak Jalan Berlubang

Salah satu bakal calon Koalisi Umat Kang Dede Muharam (KDM) harumkan nama kota Cirebon

di kancah perdagangan Internasional dengan mewakili Indonesia di ajang Beirut Art & Living Exibition 2017.

Kegiatan tersebut merupakan agenda/pameran bergengsi yang difasilitasi oleh Duta Besar (Dubes) RI untuk Libanon.

“Setelah beberapa tahun sempat meredup lantaran produk rotan Cirebon menurun drastis di pasar dunia, saat ini berbagai upaya dilakukan seluruh pemangku kebijakan untuk mendongkrak kembali nilai ekspor Cirebon,” ungkap KDM dalan rilis kepada RMOLJabar, Sabtu (02/12).

KDM mendapatkan kesempatan berharga dan berhasil menembus pasar timur tengah dengan beragam produk.

Dalam kesempatan tersebut, dimanfaatkan oleh KDM untuk memperkenalkan aneka produk Indonesia lebih jauh, khususnya produk-produk Cirebon.

Dijelaskan KDM, Pameran yang berlangsung dari 29 November sampai 3 Desember ini, diikuti oleh berbagai Negara dengan berbagai produk unggulan masing masing.

“Sejauh ini, Libanon yang dikenal sebagai paris nya” timur tengah merupakan pangsa pasar yang sangat potensial untuk beragam produk dari Indonesia umumnya dan produk Cirebon Khususnya,” terang KDM dalam rilisnya.

Selain Cirebon yang diwakili oleh KDM, tambah dia, turut berkesempatan hadir

dalam pameran bergengsi ini untuk mewakili Indonesia yakni perwakilan Jakarta dan Yogyakarta.

“Saya merasa bangga bisa mewakili Cirebon di kancah Internasional dengan membawa beragam produk kerajinan dan furniture. Kesempatan ini sangat langka, karena pasar timur tengah yang dibuka melalui Beirut sangat jarang dimanfaatkan oleh pengusaha Indonesia,” kata KDM.

Oleh karena itu, lanjut KDM, ini merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal. KDM bersyukur karena timur tengah dianggap sebagai rumah kedua baginya setelah Indonesia.

“Sudah lebih dari 15 tahun berinteraksi dengan timur tengah, termasuk pernah menetap dalam waktu yang cukup lama di sana, sehingga paham betul selera dan gaya hidup masyarakat timur tengah yang bisa dijadikan acuan produk yang di minati pasar di sana,” terang KDM lagi.

Sementara itu, Dubes RI untuk Lebanon, Chozin Chumaedi berharap agar para pengusaha Indonesia, termasuk Cirebon, untuk bisa bersinergi dengan semua pemangku kepentingan agar kesempatan memaksimalkan pangsa pasar Timur tengah melalui Beirut dapat dioptimalkan.

Acara tersebut secara resmi dibuka dengan pengguntingan pita oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Libanon pada tanggal 29 November 2017 yang lalu. Hingga sekarang pameran masih berjalan

 

Baca Juga :