Jutaan Data Pengguna BukaLapak di Obral di DarkWeb

Jutaan Data Pengguna BukaLapak di Obral di DarkWeb

Jutaan Data Pengguna BukaLapak di Obral di DarkWeb

Salah satu e-commerce yang cukup terkenal di tanah air, BukaLapak di kabarkan

baru saja mengalami aksi pelanggaran data di mana ada jutaan akun data pengguna BukaLapak telah di perjualbelikan dipasar gelap darkweb.

Melansir dari laman TheHackerNews, seorang peretas asal Pakistan dengan codename Gnosticplayers, dikabarkan telah menjual setidaknya 13 juta data pengguna BukaLapak yang meliputi, nama, alamat, username, password, IP serta beberapa informasi sensitif lainnya.
Muat Lebih

Peretas Situs PN Jakarta Pusat ditangkap, Cuma Lulusan SDWaspada, Hacker

Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniHacker Iran Retas Sejumlah Situs Milik Pemerintah AS

Dalam situs jual beli di pasar gelap darkweb tersebut, Gnosticplayers menjual data hasil curiannya tersebut sebesar 0.3378 Bitcoin atau $ 1352.

Sementara itu, informasi yang di kutip dari laman ZDnet menyebut, jika data pengguna BukaLapak yang di obral di pasar gelap internet ini merupakan data dari hasil curian pada Juli 2017 silam, namun baru di umbar ke publik 2 tahun kemudian.
Baca Juga : Diretas, Layar Bandar Udara Di Iran Tampilkan Pesan Anti Pemerintah
Bukan Hanya Data Pengguna BukaLapak Yang Jadi Korban

Aksi pencurian data pengguna BukaLapak dan menjualnya ke situs darkweb rupanya tak hanya

menimpa marketplace yang kini menyandang status Unicorn tersebut.

Dalam informasi yang dirilis oleh THN juga meyebutkan jika Gnosticplayers juga diketahui menjual data dari beberapa situs lain yang dibobolnya, termasuk di antaranya satu lagi dari situs Indonesia yakni youthmanual.com.

Selain data pengguna BukaLapak, terdapat setidaknya 26 juta akun yang berasal dari enam situs populer di dunia yang dijual di pasar gelap internet oleh peretas asal Pakistan tersebut, dengan rincian sebagai berikut:

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/falcon-squad-apk/