Siswa Madrasah Juarai Ajang Olahraga Bridge Internasional

Siswa Madrasah Juarai Ajang Olahraga Bridge Internasional

Siswa Madrasah Juarai Ajang Olahraga Bridge Internasional

Dua siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sawahlunto

berhasil meraih juara di ajang Internasional Olahraga Bridge. Kedua siswa kelas IX MTsN Sawahlunto tersebut, Dimas Fikriaza dan M. Al Hanif sebagai pasangan atlit bridge mewakili Indonesia, berhasil meraih peringkat kedua Pertandingan Bridge Internasional usia -16 tahun (kelas C) di Salsamaggiore Italy beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, saya berdua senang atas keberhasilan meraih prestasi ini meski peringkat kedua, Insya Allah kami akan terus latihan lagi,” ujar Hanif.

Mereka awalnya mewakili Kota Sawahlunto di ajang pertandingan bridge usia -16 tahun tingkat provinsi Sumatera Barat di Padang. Pasangan Dimas dan Hanif keluar sebagai juara pertama. Selanjutnya, pasangan ini didaftarkan untuk seleksi nasional pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Sumatera Barat pada bulan Maret 2016 dan dinyatakan lulus oleh team penyeleksi PB GABSI Pusat

Dalam Seleknas ini, Hanif dan Dimas mendapat pringkat pertama dari 22 dalam kategori kids

dan yang berhak masuk pelatnas peringkat 1-5 dari hasil seleknas yaitu 5 pasang. Di bulan Ramadhan, Hanif dan Dimas mengikuti seleknas dan diambil 3 pasang dari 5 pasang. Atas keberhasilan tersebut, Hanif-Dimas berhak masuk pelatnas untuk persiapan menuju WBF Young di Salsomanggiore Italy.

Di kejuaraan Bridge Internasional usia -16 tahun (kelas C) ini, Dimas dan Hanif berada di peringkat kedua setelah Kanada, menyusul Ceko dan Swedia, masing-masing di peringkat ketiga dan keempat.

Kemampuan Hanif dan Dimas dalam olahraga kartu ini, memang tidak terlepas

dari kemampuan mereka dalam bidang pelajaran matematika di sekolah. Wajar saja, sebab kedua siswa tersebut sama-sama berhasil menuntaskan pelajaran matematika di kelas. “Yang tuntas dalam mata pelajaran matematika di kelas, memang mereka berdua,” ujar Kepala MTsN Sawahlunto, Indra Gani seperti dikutip dari Haluan, Padang.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/